Thursday, 20 March 2014

Cara Cepat Belajar Bahasa Inggris

Cara Cepat Belajar Bahasa Inggris - Hallo adek-adek ku di Komunitas Pelajar Indonesia, bahasa inggris merupakan salah satu pelajaran yang wajib disetiap sekolah, belajar bahasa inggris sangat menyenangkan sebenarnya, namun ada beberapa anak saja yang mungkin tidak berminat untuk belajar bahasa internasional satu ini.

Sebenarnya wajar saja ada yang tidak suka, karena masing-masing anak memiliki jenis pelajaran yang disukai. Tetapi bukan berarti pasrha begitu saja jika tidak bisa, mau tidak mau harus ada usaha untuk belajar bahasa inggris.


Belajar bahasa inggris tidaklah sulit seperti yang kita bayangkan, disini akan kita bahas  Cara Cepat Belajar Bahasa Inggris.

1. Mulai dari diri sendiri

Ya, belajar bahasa inggris untuk awalnya harus melalui diri kita sendiri, maksudnya adalah mengartikan nama-nama organ tubuh kita menjadi bahasa inggris, misalkan saja mata = eye, hidung = nose, mulut = mouth, telinga = ears dan sebagainya.

Jika sudah mengenal nama-nama organ tubuh kita, maka kita sudah selangkah lebih maju lagi untuk bisa berbahasa inggris.

2. Kata sapaan

Selanjutnya adalah dengan belajar mengucapkan kata sapaan, misalkan saja selamat pagi = good morning, selamat siang = good afternoon, selamat malam = good night, apa kabar = how are you, dan sebagainya.

Mengapa harus kata sapaan, sebab kata tersebut selalu kita ucapkan, lambat laun akan terbiasa dengan bahasa inggris.

3. Kata kerja

Sekarang lebih meningkat lagi, yaitu belajar menerjemahkan kalimat kerja yang selalu kita kerjakan sehari-sehari, misalkan membersihkan kamar tidur = cleaning the beddroms, berjalan = walk, makan = eat, dan sebagainya.

4. Menerjemahkan Lagu yang kita sukai

Biasanya cara cepat belajar bahasa inggris adalah melalui lagu, coba nyanyikan lagu bahasa inggris lalu diterjemhakan, kemudian nyanyikan lagu bahasa Indonesia lalu diterjemhkan, dengan begitu maka kita akan lebih senang untuk belajar dan belajar.

Demikian Cara Cepat Belajar Bahasa Inggris yang bisa kita bahas kali ini, nanti jika ada kesempatan kita akan bahas cara lainnya ya, semoga bermanfaat, dan jangan lupa disebarkan lewat facebook. :)
READ MORE - Cara Cepat Belajar Bahasa Inggris

Thursday, 20 February 2014

Musik Sebagai Penyemangat Belajar

Musik Sebagai Penyemangat Belajar - Adanya remaja yang masih duduk di bangku sekolah yang merasa jenuh saat mempelajari pelajaran sekolah pada saat dirumah. Kejenuhan itu dapat terlihat pada saat remaja tersebut belajar pelajaran sekolah dimalam hari yang merasa kurang bersemangat untuk belajar. Hal ini membuat remaja tersebut meninggalkan belajar dimalam hari dengan alasan mereka merasa kelelahan dengan rutinitas yang sudah dijalani selama seharian.

Kebiasaan remaja yang meninggalkan kewajibannya sebagai seorang pelajar yaitu belajar terutama belajar dimalam hari untuk menyiapkan materi yang akan diterimanya di sekolah keesokan harinya, Remaja terkadang lebih memilih bermain, tidur atau melakukan hal lain selain belajar dimalam hari untuk pelajaran sekolah esokan harinya, walaupun mereka mengetahui bahwa besok ada tugas atau ulangan di sekolah yang akan dilaksanakan.


Kejenuhan dan lebih memilihnya bermain dari pada belajar tersebut, membuat nilai di sekolah mereka menurun akibat tidak pernah belajar untuk ulangan dan tidak mengerjakan tugas dari sekolah di rumah, hanya karena mereka merasa jenuh untuk belajar pelajaran sekolah untuk besok. Bayangkan jika para calon generasi penerus bangsa tersebut lebih memilih bermain dan beralasan kelelahan atau merasa jenuh disaat mereka belajar! Apakah bisa bangsa ini menjadi bangsa yang lebih maju dari sekarang?

Melihat permasalahan diatas, muncul sebuah gagasan yang bisa membantu remaja untuk mengatasi kejenuhan pada saat belajar. Gagasan tersebut muncul dengan memanfaatkan sesuatu yang dekat dengan lingkungan remaja.

Musik adalah salah satu instrumen yang sudah tidak asing ditelinga remaja. Tidak hanya remaja saja yang mengetahui tentang musik, semua orang pun mengetahui musik. Sifat musik yang umum (universal) membuat musik tidak asing ditelinga manusia. Mulai dari anak-anak hingga dewasa mengenalinya.

Dari sepuluh (10) sampel yang ada dalam penelitian, semua sampel tersebut mengatakan bahwa mereka sering mengalami kejenuhan pada saat belajar. Ada berbagai alasan yang membuat rasa kejenuhan pada saat mereka belajar timbul, seperti mereka hanya melihat bacaan pada buku pelajaran, suasana pada saat mereka belajar kurang menarik, karena tidak bisa memahami pelajaran dan munculnya anggapan bahwa belajar itu membosankan karena harus membacanya.

Sepuluh sampel tersebut mengatakan bahwa mereka pernah mendengarkan musik pada saat belajar. Rata-rata dari mereka memberi alasan mendenagarkan musik pada saat belajar sebagai hiburan untuk menghilangkan rasa jenuh dan ada yang berpendapat bahwa tidak dapat belajar ditempat yang sepi.

Aliran musik yang mereka dengar pada saat belajar ada yang menyebutkan aliran musik klasik, pop, pop mellow korea, jazz dan rap. Untuk alasan mengapa memilih jenis aliran tersebut, mereka memiliki jawaban masing-masing, seperti beralasan bahwa aliran musik tersebut enak untuk didengar, dekat dengan remaja, dapat memunculkan inspirasi, karena menyukai aliran tersebut, tidak terdapatnya kata-kata pada musik klasik dan sebagai alat penyantai untuk belajar.

Manfaat musik pada saat belajar menurut mereka rata-rata menjawab untuk menghilangkan rasa jenuh dan dapat fokus pada pelajaran. Mereka mendengarkan musik di Media Player 3 (MP3) di Handphone dan radio.

Pelajaran menurut mereka yang tepat untuk belajar dengan mendengar musik adalah matematika, fisika, biologi, sejarah, geografi, ekonomi, bahasa inggris dan komputer. Ada beberapa sampel yang mengatakan bahwa pelajaran yang dipelajari dengan mendengarkan musik terkadang dapat masuk ke otak, terkadang juga tidak masuk ke otak dan sesuai dengan perasaan mereka.

Dari sepuluh (10) sampel yang ada dalam penelitian ini, semua sampel tersebut mengatakan bahwa mereka sering mengalami kejenuhan pada saat belajar. Ada berbagai alasan yang membuat rasa kejenuhan pada saat mereka belajar timbul, seperti mereka hanya melihat bacaan pada buku pelajaran, suasana pada saat mereka belajar kurang menarik, karena tidak bisa memahami pelajaran dan munculnya anggapan bahwa belajar itu membosankan karena harus membacanya.

Sepuluh sampel tersebut mengatakan bahwa mereka pernah mendengarkan musik pada saat belajar. Rata-rata dari mereka memberi alasan mendenagarkan musik pada saat belajar sebagai hiburan untuk menghilangkan rasa jenuh dan ada yang berpendapat bahwa tidak dapat belajar ditempat yang sepi.

Aliran musik yang mereka dengar pada saat belajar ada yang menyebutkan aliran musik klasik, pop, pop mellow korea, jazz dan rap. Untuk alasan mengapa memilih jenis aliran tersebut, mereka memiliki jawaban masing-masing, seperti beralasan bahwa aliran musik tersebut enak untuk didengar, dekat dengan remaja, dapat memunculkan inspirasi, karena menyukai aliran tersebut, tidak terdapatnya kata-kata pada musik klasik dan sebagai alat penyantai untuk belajar.

Manfaat musik pada saat belajar menurut mereka rata-rata menjawab untuk menghilangkan rasa jenuh dan dapat fokus pada pelajaran. Mereka mendengarkan musik di Media Player 3 (MP3) di Handphone dan radio.

Pelajaran menurut mereka yang tepat untuk belajar dengan mendengar musik adalah matematika, fisika, biologi, sejarah, geografi, ekonomi, bahasa inggris dan komputer. Ada beberapa sampel yang mengatakan bahwa pelajaran yang dipelajari dengan mendengarkan musik terkadang dapat masuk ke otak, terkadang juga tidak masuk ke otak dan sesuai dengan perasaan mereka, Kesepuluh sampel tersebut mengaku bahwa belajar dengan mendengarkan musik dapat membuat semangat untuk belajar.

" Untuk Kalian Juga Bisa Bergabung disini, Sebagai Pelajar Yang ingin Mandiri.

BY" Muhammad Arifin
Alamat : Sukosari Kec.Kunir Kab.Lumajang
READ MORE - Musik Sebagai Penyemangat Belajar

Monday, 22 July 2013

Fungsi dan Peran Anak yang Dilupakan

Fungsi dan Peran Anak yang Dilupakan | Anak-anak adalah masa dimana kebahagiaan selalu menghiasi setiap harinya, tangisan tiap tangisannya adalah salah satu dari keunikannya. Kita pun yang saat ini sudah dewasa juga pernah mengalami masa-masa itu, yang pasti masa-masa itu adalah yang paling menyenangkan, karena tiada beban yang menghinggap, selalu mendapatkan perlindungan dan sebagainya.

Jika demikian kita termasuk anak-anak yang beruntung. Tetapi saat kita dewasa, nyatanya tak semua anak-anak yang mendapatkan hari-harinya istimewa, masih banyak anak-anak kecil yang di aniaya oleh kedua orang tuanya, masih banyak anak-anak yang hidup sendiri tanpa orang tua, dan masih banyak anak-anak yang sudah mencari uang sendiri,karena keterbatasan biaya untuk menjalani pendidikan.

Sungguh tragis jika kita merenungkannya. Mungkin bagi yang sekarang memiliki anak, dan belum dewasa, sungguh beruntung mereka memiliki orang tua seperti Anda, yang pengasih dan yang selalu sayang serta memanjakan anak. Tetapi tidak bagi mereka yang kehilangan ayah ibunya, katanya sih Negara yang menanggung, tetapi apa? mereka tetap jadi gelandangan dipinggir jalan. Kita semua pun harus ikut serta membantu mereka semampu kita. Padahal jika kita ketahui, anak memiliki fungsi dan peran penting bagi kehidupan:

1. Penyejuk Jiwa

Anak adalah penyejuk jiwa terutama bagi orang tuanya. Apalagi masih kecil nan imut, pasti akan bahagia hati kita melihatnya, menggendongnya dan menciumnya. Baunya harum, dan wajahnya cerah ceria. Anak yang akan menjadi penyejuk jiwa sampai ia dewasa adalah anak yang benar-benar diberikan pendidikan sejak dini, terutama pendidikan tentang akhlak.

2. Pendamai sebuah pertengkaran

Anak adalah hasil dari dua hati yang menyatu. Kadang banyak sekali KDRT terjadi didalam lingkup keluarga. Istri marahi suami, suami takut istri dan sebaliknya. Daripada KDRT lebih baik KDR (Kerja Dalam Rumah) saja.:)

Ketika orang tua sedang bertengkar, sebaiknya ia mengingat anaknya. Dimana anak adalah hasil cinta kasih dan sayang antara istri dan suami. Ingatlah ia, dan renungkan jika pertengkaran terus menerus terjadi. Jika kita mengingat anak kita, mengingat dimana bersama-sama merawat anak, dan memeliharanya, maka ia akan menjadi pendamai hati kita, sehingga kemesraan akan kembali berbunga.

3. Generasi Penerus

Siapa lagi yang akan meneruskan perjuangan untuk mengatur bumi agar lebih indah dari sebelumnya, selain anak. Anak-anak memiliki peran sebagai generasi yang sangat penting, namun sayangnya banyak anak terlantar yang tak tidak mendapatkan pendidikan layak. Ingat, bangsa yang maju kedepannya adalah bangsa yang saat ini memiliki anak-anak yang terdidik. Apakah Negara ini memiliki banyak anak terdidik? lebih banyak anak terlantar disana bung!!

Demikianlah yang bisa penulis sampaikan tentang Fungsi dan Peran Anak yang Dilupakan, semoga bermanfaat dan dycko novanda mengucapkan SELAMAT HARI ANAK NASIONAL. :) Semoga anak-anak di negara kita (khususnya) dan anak-anak didunia (umumnya), bisa menjadi anak yang bahagia dan terdidik tentunya. amiin.


READ MORE - Fungsi dan Peran Anak yang Dilupakan

Friday, 24 May 2013

Apakah guru yang baik itu?

Apakah guru yang baik itu?
Apakah guru yang baik itu?-Guru. Semua orang pasti tahu tentang profesi satu ini. Profesi tanpa tanda jasa, kebanyakan menyebutnya demikian.

Guru merupakan pentransfer ilmu paling banyak. Sebenarnya guru bukan hanya ada di sekolah namun guru ada di manapun. Karena guru itu adalah orang yang telah mengajarkan kita suatu ilmu yang kita tidak tahu menjadi tahu. Orang tua kita pun bias disebut guru bahkan merka adalah guru kita yang pertama.

Banyak orang yang ingin menjadi guru –profesi tntunya. Namun guru yang baik itu tidak sebanding dengan jumlahnya. Lalu apakah guru yang baik itu? Guru yang baik itu yang memiliki cirri sebagai berikut:

    Niat ikhlas

Niat merupakan dasar dari segala perbuatan. Tanpa niatan tidak aka nada perbuatan. Dan niat itu mestinya ikhlas. Keikhlasan akan membuat pekerjaan ringan. Ikhlaslan tanpa pamrih kepada manusia tapi tinggikanlah pamrih kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

    Disiplin

Guru adalah pengajar, pendidik, serta pemberi contoh yang baik. Memang guru pun hanyalah seorang manusia. Maka tentu saja ia punya rasa malas. Rasa yang semua orang pasti memilikinya dan sulit sekali menghilangkannya. Tapi jika sudah berkecimpung, masuk ke dunia keguruan, ia haruslah disiplin. Disiplin itu merupakaan kunci sukses.

    Rencana pembelajaran

Disiplin membuat rencana pembelajaran. Apa saja kurikulumnya. Merencanakan bagaimana ia akan mengajar agar apa yang diajarkannya benar- benar tercerna anak.

    Mengajar

Disiplin mengajar pula, agar waktu yang direncanakan tercapai. Juga tidak sering izin ini itu apalagi bolos.

    Melaksanakan rencana pembelajaran.

Buat apa susah- susah membuat rencana pembelajaran jika tidak dilaksanakan. Pelaksanannyapun harus sesuai dengan yang direncanakan. Agar belajar lancer dan waktunya juga lancer.

    Mengenakan seragam

Guru akan menjadi sorotan anak- anak. Sebagai seorang guru hendaklah memperhatikan apa yang dipakainya. Anak akan  risih melihat gurunya pun tidak memakai seragam yang telah ditentukan.

    Menguasaai

    Materi

Bagaimana guru akan mengajar jika materi yang akan diajarnya tidak dikuasai. Yang akan mrnjadi imbas atas ketidak penguasaan ini adalah muridnya. Tak masalah kalau murid itu rajin mencari ilmu sendiri di dunia luar. Namun kebanyakan anak hanya mengandalkan seorang guru.

    Kondisi

Kondisi di sini berupa kondisi segalanya. Mulai dari kondisi si guru itu, murid, juga lingkungan.

    Kondisi guru

Sebisa mungkin mengendalikan keadaan dirinya sendiri. Masalah keluarga jangan sampai dibawa- bawa ke lingkungan belajar. Masalah pribadipun  jangan sampai dibawa juga. Karena itu semua berbeda dunia.

    Kondisi murid

Haruslah tahu latar belakang si murid itu. Apa kebiasaannya dan bagaimana penanganannya agar apa yang disampaikan itu benar- benar masuk ke dalam memori otak anak.

Jika murid itu nakal atau sering melangga peraaturan perlu tahu juga apa penyebabnya. Baru kemudian mencari solusinya. Tapi berbeda lagi jika anak itu telah terlihat bakat atau kemampuannya. Guru harus tahu bagaimana mengambangkan bakatnya tersebut agar lebih bermanfaat.

    Kondisi lingkungan

Lingkungan sangat mempengaruhi proses belajar. Dalam keadaan panas berbeda dengan keadaan dingin. Pada pagi hari dan siang hari pun akan berbeda. Oleh karena itu, guru dituntut untuk mampu merubah segala suasana agar menjadi selalu enak lagi nyaman.

Jika suasana sedang panas apalagi itu adalah jam terakhir, bisa diselingi beberapa permainan menarik ataupun interaksi agar tidak jenuh. Kalau pagi hari mungkin tidak terlalu membutuhkannya karena keadaan masih fresh.

    Member motivasi

Anak tidak akan selamanya akan dalam keadaan penuh semangat. Pasti suatu saat akan mengalami masa- masa yang amat membosankan dan lesu. Setiap anak memang berbeda kondisi. Namun, sebagai antisipasi lebih baik sering- seringlah memberi motivasi kepada anak agar selalu dalam keadaan semangat. Menyempatkan waktu walaupun di jam- jam terakhir walau hanya 10 menit walau hanya dengan selarik kata mutiara. Minimal dalam satu bulan sekali. Bahkan kalau bisa setiap hari anak- anak itu dijejali dengan motivasi agar setiap hari selalu semangat!

Memang menjadi guru gampang- gampang susah. Mesti mengesampingkan urusan pribadi demi mendidik anak- anak menjadi lebih baik. Bersabar setiap saat juga rela menyisihkan beberapa waktunya.

Keikhlasanlah yang akan meluruhkan segala kelesuan. Berdisiplin agar mencapai kesuksesan. Menguasai segalanya agar tercapai semua keinginan dan selalu semangat demi mencapai gerbang kebahagiaan.



Apakah guru yang baik itu? By: Endah Wahyuni
READ MORE - Apakah guru yang baik itu?

I Hate you, But I Miss you My Lovely Lesson

I Hate you, But I Miss you My Lovely LessonI Hate you-Sob, pernah merasa nggak sih kalau semua pelajaran itu penting? Entah itu pelajaran dari sekolah ataupun pelajaran yang nggak kamu sadari didapat dari luar sekolah. Dan dari semua pelajaran itu, pasti ada pelajaran yang nggak kamu suka. Contohnya, pelajaran Matematika. Penulis mengadakan survey kecil- kecilan tentang pelajaran yang satu ini. Dan hasilnya, 61,5%  mengatakan bahwa mereka tidak menyukai Matematika. Alasannya, 30,7% berkata bahwa mereka tidak menyukai matematika karena (menganggap matematika) terlalu banyak rumusnya, 23,1% berkata bahwa mereka tidak menyukai Matematika karena malas menghitung, dan 7,7% berkata bahwa mereka tidak menyukai matematika karena faktor guru.

     Setelah melihat hasil survey ini kita dapat menyimpulkan bahwa dua dari tiga alasan yang dikemukakan berasal dari diri  mereka sendiri. Mereka mengatakan bahwa mereka malas menghitung dan berpikir bahwa matematika terlalu banyak rumusnya. Dalam hal ini, kita sudah lebih dulu pesimis. Merasa diri kita tidak mampu untuk menghafal semua itu. Padahal tuhan telah memberikan kita sebuah otak yang luar biasa, yang mempunyai kapasitas yang juga luar biasa. Kita hanya kurang memaksimalkan kerja otak kita.

    Kalian pasti tahu Albert Einstein, beliau itu hanya menggunakan 9,8% kapasitas otaknya untuk menghasilkan maha karya Efek Foto Listrik dan Teori Relatifitas Umum. Sedangkan  orang-orang seperti kita, rata- rata hanya menggunakan kurang dari 5% kapasitas otaknya. Mungkin kita nggak perlu menjadi Albert Einstein, tapi kita bisa mengoptimalkan otak kita agar bisa secerdas Albert Einstein.

     Berikut ini adalah beberapa tips agar kamu mencintai pelajaran yang tidak kamu sukai:

    Berdoa pada Allah agar usaha kita dimudahkan dan diridhoi oleh-Nya.

Nah, ini termasuk yang paling penting. Kenapa? Karena tanpa rahmat dan bantuan-Nya kita tidak akan mampu berbuat apa- apa.

    Optimis bahwa kita pasti bisa.

Karena Allah berprasangka sesuai dengan prasangka hamba-Nya. Jadi kalau kita  merasa optimis bahwa kita bisa, maka Allah  akan membuat kita menjadi bisa.


    Sukses itu perlu usaha, right?

Kalau kita optimis bahwa kita bisa tapi tidak dibarengi dengan usaha, apa “bisa” kamu itu akan terjadi? 100% nggak akan!. Kenapa? Karena kemampuan kamu itu diukur dari usaha kamu. Kalau kadar usaha kamu tinggi, maka kadar kemampuan kamu  juga akan tinggi. Begitupun sebaliknya. Jika kadar usaha kamu rendah, pasti kemampuan kamu juga akan rendah.


    Kenali pelajaran yang nggak kamu suka itu.

Untuk bisa menyukai suatu pelajaran yang nggak kamu suka, kamu harus mengenal pelajaran iu. Apa manfaat pelajaran itu bagi kamu. Karena suatu saat nanti, pelajaran itu akan berguna bagi kamu.

    Bisa karena biasa.

Kamu mungkin pernah mendengar kata- kata ini. Orang bisa menyukai suatu pelajaran karena dia biasa mempelajari pelajaran itu.

Pertama- tama mungkin kamu terpaksa belajar suatu pelajaran, tapi lama- lama pasti kamu akan terbiasa mempelajari pelajaran itu. Dan setelah kamu terbiasa, kamu pasti akan menyukai pelajaran itu.

    Jangan takut salah.

Mungkin ini yang sering menghambat para pelajar untuk menyukai suatu pelajaran. Seperi pelajaran Matematika. Rata –rata mereka tidak menyukai pelajaran matematika karena jika melakukan kesalahan takut dimarahi guru.  

Sekarang kita coba ubah presepsi itu, mungkin guru memarahi kita (jika kita salah) karena mereka menyayangi kita. Mereka ingin kita menjadi pribadi yang lebih baik.

    Jangan malu untuk bertanya.

Cobalah tanya pada teman- temanmu yang mampu mengajari kamu tentang pelajaran yang nggak kamu bisa. Ini cukup membantu, loh..!

Ingat, malu bertanya sesat di jalan.

    Berjuang dengan usaha diatas rata- rata yang dilakukan orang lain.

Kalau kata Ahmad Fuadi, penulis buku Negeri 5 Menara, untuk menjadi orang yang sukses, kita hanya perlu berusaha sedikit lebih keras dari usaha yang dilakukan orang lain. Sama seperti itu, kita hanya perlu berusaha sedikit lebih keras dari usaha teman- teman kita untuk menjadi yang terbaik dalam suatu  pelajaran.

    Temukan sisi positif dari pelajaran yang nggak kamu suka.

Seseorang yang jatuh cinta, bukankah sebelumnya biasa- biasa saja, hanya karena mereka melihat sisi positif dari sesuatu, lama- kelamaan mereka akan nyaman dan akhirnya jatuh cinta, kan? Begitu juga dengan belajar. Jika kamu telah menemukan sisi positif yang membuatmu nyaman dari suatu pelajaran, maka kamu akan mencintai pelajaran itu.

Itulah beberapa tips yang bisa buat kamu mencintai pelajaran yang kamu nggak kamu sukai.

So, tunggu apalagi. Yuk, kita cintai pelajaran yang sebelumnya kita benci. I Hate you, But I Miss you My Lovely Lesson

Sob, pernah merasa nggak sih kalau semua pelajaran itu penting? Entah itu pelajaran dari sekolah ataupun pelajaran yang nggak kamu sadari didapat dari luar sekolah. Dan dari semua pelajaran itu, pasti ada pelajaran yang nggak kamu suka. Contohnya, pelajaran Matematika. Penulis mengadakan survey kecil- kecilan tentang pelajaran yang satu ini. Dan hasilnya, 61,5%  mengatakan bahwa mereka tidak menyukai Matematika. Alasannya, 30,7% berkata bahwa mereka tidak menyukai matematika karena (menganggap matematika) terlalu banyak rumusnya, 23,1% berkata bahwa mereka tidak menyukai Matematika karena malas menghitung, dan 7,7% berkata bahwa mereka tidak menyukai matematika karena faktor guru.

     Setelah melihat hasil survey ini kita dapat menyimpulkan bahwa dua dari tiga alasan yang dikemukakan berasal dari diri  mereka sendiri. Mereka mengatakan bahwa mereka malas menghitung dan berpikir bahwa matematika terlalu banyak rumusnya. Dalam hal ini, kita sudah lebih dulu pesimis. Merasa diri kita tidak mampu untuk menghafal semua itu. Padahal tuhan telah memberikan kita sebuah otak yang luar biasa, yang mempunyai kapasitas yang juga luar biasa. Kita hanya kurang memaksimalkan kerja otak kita.

    

    Kalian pasti tahu Albert Einstein, beliau itu hanya menggunakan 9,8% kapasitas otaknya untuk menghasilkan maha karya Efek Foto Listrik dan Teori Relatifitas Umum. Sedangkan  orang-orang seperti kita, rata- rata hanya menggunakan kurang dari 5% kapasitas otaknya. Mungkin kita nggak perlu menjadi Albert Einstein, tapi kita bisa mengoptimalkan otak kita agar bisa secerdas Albert Einstein.

     Berikut ini adalah beberapa tips agar kamu mencintai pelajaran yang tidak kamu sukai:

    Berdoa pada Allah agar usaha kita dimudahkan dan diridhoi oleh-Nya.

Nah, ini termasuk yang paling penting. Kenapa? Karena tanpa rahmat dan bantuan-Nya kita tidak akan mampu berbuat apa- apa.

    Optimis bahwa kita pasti bisa.

Karena Allah berprasangka sesuai dengan prasangka hamba-Nya. Jadi kalau kita  merasa optimis bahwa kita bisa, maka Allah  akan membuat kita menjadi bisa.


    Sukses itu perlu usaha, right?

Kalau kita optimis bahwa kita bisa tapi tidak dibarengi dengan usaha, apa “bisa” kamu itu akan terjadi? 100% nggak akan!. Kenapa? Karena kemampuan kamu itu diukur dari usaha kamu. Kalau kadar usaha kamu tinggi, maka kadar kemampuan kamu  juga akan tinggi. Begitupun sebaliknya. Jika kadar usaha kamu rendah, pasti kemampuan kamu juga akan rendah.


    Kenali pelajaran yang nggak kamu suka itu.

Untuk bisa menyukai suatu pelajaran yang nggak kamu suka, kamu harus mengenal pelajaran iu. Apa manfaat pelajaran itu bagi kamu. Karena suatu saat nanti, pelajaran itu akan berguna bagi kamu.

    Bisa karena biasa.

Kamu mungkin pernah mendengar kata- kata ini. Orang bisa menyukai suatu pelajaran karena dia biasa mempelajari pelajaran itu.

Pertama- tama mungkin kamu terpaksa belajar suatu pelajaran, tapi lama- lama pasti kamu akan terbiasa mempelajari pelajaran itu. Dan setelah kamu terbiasa, kamu pasti akan menyukai pelajaran itu.

    Jangan takut salah.

Mungkin ini yang sering menghambat para pelajar untuk menyukai suatu pelajaran. Seperi pelajaran Matematika. Rata –rata mereka tidak menyukai pelajaran matematika karena jika melakukan kesalahan takut dimarahi guru.  

Sekarang kita coba ubah presepsi itu, mungkin guru memarahi kita (jika kita salah) karena mereka menyayangi kita. Mereka ingin kita menjadi pribadi yang lebih baik.

    Jangan malu untuk bertanya.

Cobalah tanya pada teman- temanmu yang mampu mengajari kamu tentang pelajaran yang nggak kamu bisa. Ini cukup membantu, loh..!

Ingat, malu bertanya sesat di jalan.

    Berjuang dengan usaha diatas rata- rata yang dilakukan orang lain.

Kalau kata Ahmad Fuadi, penulis buku Negeri 5 Menara, untuk menjadi orang yang sukses, kita hanya perlu berusaha sedikit lebih keras dari usaha yang dilakukan orang lain. Sama seperti itu, kita hanya perlu berusaha sedikit lebih keras dari usaha teman- teman kita untuk menjadi yang terbaik dalam suatu  pelajaran.

    Temukan sisi positif dari pelajaran yang nggak kamu suka.

Seseorang yang jatuh cinta, bukankah sebelumnya biasa- biasa saja, hanya karena mereka melihat sisi positif dari sesuatu, lama- kelamaan mereka akan nyaman dan akhirnya jatuh cinta, kan? Begitu juga dengan belajar. Jika kamu telah menemukan sisi positif yang membuatmu nyaman dari suatu pelajaran, maka kamu akan mencintai pelajaran itu.

Itulah beberapa tips yang bisa buat kamu mencintai pelajaran yang kamu nggak kamu sukai.

So, tunggu apalagi. Yuk, kita cintai pelajaran yang sebelumnya kita benci. 



I Hate you, But I Miss you My Lovely Lesson By : Asma Afiifah
READ MORE - I Hate you, But I Miss you My Lovely Lesson

Wednesday, 8 May 2013

About Us

Hallo teman - teman kami dari Komunitas Pelajar Indonesia ingin berbagi cerita dan pengalaman seputar cara beajar, tips dan trik menghadapi berbagai situasi yang kurang mengenakan dalam belajar dan lain sebagainya.

Semoga kehadiran blog ini bisa membantu kalian semua, sukses selalu ya.
READ MORE - About Us

Disclaimer

Disclaimer atau pembebasan dari TANGGUNG JAWAB DAN KEWAJIBAN

Jika Anda memerlukan informasi lebih lanjut atau memiliki pertanyaan tentang disclaimer situs kami, silahkan untuk menghubungi kami melalui email di Kontak.

Penyangkalan untuk http://kompendo.blogspot.com :

Semua informasi di situs ini diterbitkan dengan itikad baik dan untuk tujuan informasi umum saja. http://kompendo.blogspot.com tidak membuat jaminan mengenai kelengkapan, keandalan dan keakuratan informasi ini. Setiap tindakan yang Anda lakukan pada informasi yang Anda temukan di website ini (http://kompendo.blogspot.com), adalah tanggung jawab Anda sendiri. http://kompendo.blogspot.com tidak akan bertanggung jawab untuk setiap kerugian dan / atau kerusakan sehubungan dengan penggunaan informasi dari website kami.

Dari website kami, Anda dapat mengunjungi situs-situs lain dengan mengikuti hyperlink ke situs eksternal. Sementara kami berusaha untuk memberikan hanya kualitas link ke situs yang berguna dan beretika, kami tidak memiliki kontrol atas isi dan sifat situs tersebut. link ke situs-situs lain tidak menyiratkan rekomendasi untuk semua konten yang ditemukan di situs tersebut. Pemilik situs dan konten dapat berubah tanpa pemberitahuan dan mungkin terjadi sebelum kita memiliki kesempatan untuk menghapus link yang mungkin telah ‘Rusak’.

Perlu juga anda menyadari bahwa ketika Anda meninggalkan website kami, situs lain mungkin memiliki kebijakan privasi yang berbeda dan istilah yang berada di luar kendali kami. Pastikan untuk memeriksa Kebijakan Privasi situs ini serta “Ketentuan Layanan” mereka sebelum terlibat dalam bisnis atau meng-upload informasi apapun.

DILARANG KERAS menyalin sebagian atau seluruh konten dari www.kulitputihmu.com kemudian mempublish kembali pada blog Anda atau forum yang Anda Ikuti tanpa menyertakan sumber aslinya. Mohon untuk hargai usaha kami dengan tidak melakukan copy paste artikel kami seenaknya.

Persetujuan

Dengan menggunakan situs kami, Anda dengan ini setuju dengan disclaimer kami beserta dengan ketentuan-ketentuannya.
READ MORE - Disclaimer